Jika kita melihat historis idiologi orang-orang indonesia dahulu kala,khususnya pulau jawa mereka roto-roto manut agomo budha,penyembah berhala,mungkin dapat di bayangkan betapa sulitnya ajaran baru di terima,termasuk agama اسلام pada waktu itu. Bahkan lebih tragis lagi kondisi pada waktu itu mayoritas penduduk jawa adalah abangan /keras kepala tidak pernah mau menerima kesalahan dan suka emosi. Coba anda fikir sejenak dan membayangkan keadaan itu,mungkin agama baru yang belum di kenal dapat mereka terima,seakan sama sekali tidak mungkin,namun kenyataan yang terjadi dan dapat kita rasakan saat ini,berbalik 100%, kebanyakan orang jawa beragama islam,bahkan ada yang menjadi mufti makkah,syeikh annawawi dari banten misalnya. Kesuksesan اسلام di jawa yang telah di komandani sunan-sunan Wali songo ini,tak lepas dari respon para wali tentang adat istiadat yang berlaku di masyarakat di kala itu, maka mereka/sunan-sunan wali songo tidak menentang adat istiadat, sunan Kali Jogo dengan wayangnya, sunan bonang dengan gongnya , bahkan judi dan minum minuman keraspun dapat di jadikan ajang dakwah oleh mereka. Persoalannya, mampukah kita menjadikan adat sebagai lahan dakwah? Jika tidak, akankah kita membiarkan begitu saja tanpa ada solusinya, dan sanggupkah kita menerima dosa karena telah meninggalkan amar ma'aruf nahi mungkar? jika anda normal, pasti anda akan menjawab "tidak". Akhir-akhir ini banyak sekali orang yang mengerti hukum sekilas pandang. Yang dapat mengharamkan apapun termasuk adat-istiadat yang telah berlaku, namun ia tidak sanggup memberikan solusi jika hukum itu akhirnya di langgar, coba anda tanyakan pada masyarakat di sekitar anda, dan tawarkan dua pilihan, lebih memilih diberikan hukun tanpa solusi, ataukah diberi solusi agar adat-istiadatnya tidak melanggar syariat agama, pasti mereka menjawab! solusi yang tepat tanpa meninggalkan adat . Namun kenyataanya para ilmuan saat ini hanya mengedepankan hukum paten, tanpa memberikan solusi, akhirnya اسلام terkesan brutal, keras, bengis, anarkis dan lain-lain, padahal اسلام diturunkan sebagai rahmat untuk semua umat . |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar